Oleh: melanirahayuningsih | Oktober 30, 2010

Tangisan Bumi Pertiwi

Indonesia sebuah kata yang tidak asing lagi. Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki keindahan alam yang sangat eksotik ditambah dengan keramahan penduduknya. Penduduk Indonesia adalah penduduk yang penuh dengan senyuman dan nilai menghargai yang tinggi terhadap alam dan sesama. Menjaga kelestarian alam merupakan suatu kewajiban bagi warganegara Indonesia.

Namun, apa yang terjadi sekarang?semua sudah berubah, tak ada lagi senyuman dibibir setiap warganegara hanya tangisan yang ada dikehidupan mereka. Mereka menangis karena kini alam sudah tidak ingin bersahabat dengan mereka. Ibu pertiwi mencucurkan air mata tak tertahan lagi.

Anak-anak menjerit kehilangan senyuman yang selalu menghiasi bibir mungil mereka. Tidak ada lagi keramahan dari setiap orang Indonesia mereka lebih mementingkan pribadii mereka sendiri. Para Pemimpin tidak lagi melihat dan memperhatikan masyarakatnya.

Dimanakah negara yang dahulu dikatakan negara paling ramah?negara adil?negara yang memiliki masyarakat yang selalu tersenyum?
Mengapa hanya tangisan yang menjerit yang terdengar di negara ini?dimana kepedulian terhadap sesamanya?

Bumi Pertiwi telah menangis melihat alam tidak lagi mampu bersahabat, menangis melihat hilangnya senyuman dari anak-anaknya
Tuhan Kembalikanlah senyuman negeri ini, hentikan lah tangisan Ibu Pertiwi kami.

Amin

Doa anak negeri ini.


Responses

  1. amin,semoga Indonesia tidak lagi tertimpa bencana dan dapat kembali menata hidup mendatang,amin

  2. amin, indonesia harus bangkit dari semua keterpurukan ini


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: